Sumber: http://www.study-it.cz.cc/2011/01/cara-membuat-title-bergerak-di-blog.html#ixzz1CyHADDoH Dunia Lama, yang Kurindu: Untitled IV

Minggu, 30 Oktober 2011

Untitled IV

Kulihat bintang, jauh di sana
Layaknya dirimu yang jauh dari ragaku

Sosokmu yang penuh kasih sayang membuatku sadar akan cintamu padaku
Candamu yang penuh humor membuatku nyaman didekatmu
Senyum itu, senyum yang paling manis
Caramu berbicara, mendengar, melihatku aku suka
Kau selalu punya cara untuk membuatku tersenyum dan tertawa
Nyata benar kau menyayangiku tulus
Kau selalu mau mendengar keluh kesahku
Kau selalu beri aku jawaban dari segala pertanyaanku
Kurang lebih, you’re my everything


 

Namun ada saat dimana aku tak bisa atau bingung memahamimu
Entah sikap dan caramu
Terkadang kau marah jika aku begini
Terkadang kau kesal jika aku tak begini
Wajar kau marah bila aku salah
Aku tahu, itu salah satu bentuk perhatian besarmu padaku
Perhatianmu sempat membuatku yakin akan cintamu
Namun pada akhirnya justru membuatku takut
Aku takut membuatmu kecewa bila aku terlalu sering salah, bila aku tak seperti keinginanmu
Aku manusia biasa yang tak lepas dari kesalahan
Bisa saja aku tak lakukan apa yang kau mau, walau aku tahu itu semua demi kebaikanku
Aku takut..
Aku tak ingin kau marah
Aku tak ingin kau kesal
Bahkan aku tak ingin kau kecewa dan meninggalkan aku
I always try to be what you want, everything what you want
But, I’m afraid when someday I can’t do it
Karena rasa sayangku itulah yang membuatku takut
Melihatmu sekali saja marah sudah cukup membuat hati tersiksa
Dan ujung-ujungnya kesehatanku yang dipertaruhkan

Aku hidup karena Tuhan, oleh Tuhan dan untuk Tuhan
Apa yang Ia ciptakan nanti pada akhirnya akan kembali padaNya
Tuhan punya kuasa untuk apapun..
Termasuk memanggil
Bila pada waktunya nanti, Dia akan mengambil aku
Sungguh, aku belum siap..
Dan aku takut akan itu
Aku penuh dosa, aku tak cukup iman
Masih banyak hal yang ingin aku lakukan
Orangtua..
Sahabat..
Bahkan kau..
Karena kalianlah aku hidup
Termasuk karenamu..
Kau bahkan mereka kerap melarangku berkata soal kematian?
Why? Bukankah semua orang pada akhirnya akan mati? Tentu saja dengan cara yang berbeda
Namun aku ingin terus hidup
Hidup karena kalian dan untuk kalian
Jika boleh kumenawar, aku ingin hidup tanpa penyakit..
Hidup layak tanpa terus merasakan kesakitan-kesakitan yang kerap kurasakan


Kesalahan terbesarku adalah membiarkanmu sakit karena aku
Entah karena sikapku, perkataanku, perbuatanku
Yang lebih aku takutkan
Ketika pada saatnya nanti aku pergi
Bukan meninggalkanmu, tapi hanya terlepas darimu
Itu sudah sama saja membuatmu sakit
Sekali lagi aku takut akan itu..
Aku belum sempat membuatmu bahagia karenaku
Aku belum sempat memberikan yang terbaik untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar